Distorsi rasa ini kian butakan akal rasional otakku yang telah lumpuh terjangkit bakteri keputusasaan …Aku semakin nyaman terapung ditelan ruang hampa saat tubuhku hiraukan gaya gravitasi
Kita selalu terdiam, ketika analisa dan logika tidak bisa lagi kita laraskan …
Aku sungguh bosan terombang ambing dalam kehirukpikukan perdebatan panjang tiada
berujung ini …
Wajah tidurmu yang seakan tiada dosa, setiap kali selalu lelehkan dinginnya temperatur keakuanku …
Di tengah malam, kita selalu terjaga, sambil ratapi repihan masa silam yang selalu hantui jejak langkah kita menantang sombongnya sang waktu …
Aaah…andaikan kau resapi tiap denyut nadiku, tiada yang ku inginkan selain redakan amukan badai kegamangan ini denganmu di sisa nafasku …
No comments:
Post a Comment
INSERT YOUR FEEDBACK HERE............